Preztel, Camilan Khas yang Harus Ada di Pesta Bir ala Jerman

Liputan6.com, Jakarta – Preztel adalah sejenis kue yang berasal dari Eropa. Kue ini berupa tiga simpul yang biasanya hadir dalam dua rasa, asin dan manis. Pretzel ada yang lunak dan ada pula yang keras. Pretzel juga telah dikembangkan ke beberapa variasi bentuk dan rasa.

Untuk resep tradisional, Pretzel terbuat dari tepung gandum, malt, garam, ragi dan air. Tekstur asli roti ini adalah keras, tapi untuk menyesuaikan selera, banyak toko yang menggunakan pelembut atau pelunak tekstur.

Di Jerman, roti itu bernama Natronlauge. Roti ini memiliki taburan unik dan menjadi ciri khas. Seperti taburan garam kasar, biji wijen, biji bunga matahari atau biji poppy, di negara asalnya taburan ini menjadi simbol permanen.

Menurut Abdi Surahman, Bar Manager Hotel Pullman, Pretzel menjadi makanan wajib kala Oktoberfest berlangsung. “Makanan ini salah satu yang wajib ada di Oktoberfest,” kata Abdi Surahman Bar Manajer Hotel Pullman.  

Agar suasana Oktoberfest kental terasa, sambung Abdi, cara makan Pretzel juga sebaiknya mengenakan bungkus. “Di Jerman, makan Pretzel itu pakai bungkus kertas,” kata Abdi. 

Menu lain seperti Currywurst, Meat Loaf, dan Wiener Schnitzel juga menjadi menu yang ada di gelaran Oktoberfest yang dilaksanakan di Bunk Hotel Pullman selain Pretzel. Tentu saja, bintang utamanya adalah bir. 

Untuk mendukung susasana, dekorasi ruang ditata ala Bavaria tradisional dengan meja kayu panjang. Tak ketinggalan, para pramusaji dari Hotel Pullman juga berbusana Lederhosen dan Drindl, busana tradisional khas Jerman.

Pengunjung juga dimanjakan dengan live music. Oktoberfest di Hotel Pullman berlangsung dari 1-31 Oktober 2018.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Oktoberfest ke-183 yang diselenggarakan di Munich Jerman diawali dengan bersulang bersama